Uji Coba Mortir Buatan PT Pindad di Puslatpur Kodiklat TNI AD

Ditulis pada 05 3, 2011


Pada saat ini PT Pindad telah memproduksi berbagai macam alutsista guna kepentingan Pertahanan Nasional khususnya untuk keperluan TNI. Salah satu produksinya adalah Mortir 60 Komando, Mortir 60 LR dan Mortir 81 Tampela yang telah diuji coba pada tanggal 2 Mei 2011 di Daerah Latihan Puslatpur Kodiklat TNI AD.
Mortir buatan PT. Pindad yang diuji coba adalah Mortir 60 Komando 3 pucuk, Mortir 60 LR 3 pucuk dan Mortir 81 Tampela 3 pucuk dengan jarak penembakan maksimal 8 km.
Adapun Tim uji coba terdiri dari 15 orang PT Pindad yang dipimpin oleh Bapak Iriyanto, 1 orang dari Pussenif Kapten Inf Jainal Abidin dan 4 orang prajurit Puslatpur Kodiklat TNI AD.

Comments (3)

 

  1. jenal abidin says:

    Terimakasih kami sampaikan kepada
    - Dankodiklat TNI AD
    - Danpussenif Kodiklat TNI AD
    - Danpuslatpur kodiklat TNI AD (Baturaja)
    Atas dukungan pada kegiatan uji coba penembakan mortir.
    Daerah puslatpur sangat ideal untuk digunakan uji coba berbagai senjata, berharap kedepan Puslatpur dapat terus bekerjasama pada kegiatan- kegiatan tersebut. karena di pulau jawa sangat sulit mendapatkan daerah seideal Puslatpur.

    Sebagai warga infanteri saya sangat mendukung kegiatan uji coba mortir buatan pindad……kalau kita tidak cinta produk dalam negeri …. apakah kita berharap negara paman sam yang harus membanggakannya……?

    Uji coba tersebut bertujuan melihat bemampuan konstruksi dari mortir …. dihadapkan pada isian dorong maksimal bahkan ditambah 10 % sehingga prajurit dilapangan tidak terdapat keraguan pada saat menembak mortir buatan PT. Pindad walaupun menggunakan isian maksiamal. karena pada pengujian tersebut ditambah 10 persen isian dorong.

    1. Mo 60 ko (mo.1) isian maksimal 1 IPT (isian pokok tambahan) pada pengujian tersebut ditambak 1 IPT (10 %)
    2. Mo 60 ko (mo1) isian maksimal 6 IPT pada pengujian tersebut ditambak 1 IPT (10%) jadi 7 IPT
    3. Mo 60 ko (mo1) isian maksimal 8 IPT pada pengujian tersebut ditambak 1 IPT (10%) jadi 9 IPT.
    Hasil
    adapun hari pengujian tersebut sbb:
    1. Tidak didapat kerusakan larsas/titup bawah laras
    2. Tidak didapat kerusakan landasan mortir
    3. Tidak didapat pada diameter kaliber laras

    Kesimpulan… mortir buatan pindad mampu ditembakkan dengan isian maksimal bahkan ditambah 10 % karena tidak terdapan kerusakan pada komponen-komponen mortir penerima gaya tolak balik (recoil) tinggi seperti laras, tutup bawah laras dan landasan. dengan menggunakan 25 butir granat mortir. terimakasih.

    • hanif says:

      Jaya terus Puslatpur, ternyata negara kita terus maju terbukti dengan senjata kita dapat membuat sendiri bahkan siap bersaing dengan negara lain.
      hp

  2. Didi says:

    maaf tdk bisa kasi komen, tdk ngerti…
    pokoknya buat latihan dengan durasi yg lebih banyak sudah baik, dan cukup menggunakan mortir latihan, agar dapat meningkatkan menembak mortir, dgn berbagai kaliber..dan pindad dapat mendukung produk tersebut..

Tulis Komentar